Malam tertawa mengejek diri
Tak sampai lama ku dapat berdiri
Namun hal apa lagi yang dapat ku nanti ?
Ah, dasar manusia penuh rahasia hati
Naluri terkadang tidak pasti
Membimbing menuju dalamnya amarah hari
Bukankah kau bukan miliknya lagi?
Wahai manusia pelangi
Bukan hal baru mungkin ocehanmu tentangnya
Tenangkanlah hatiku, saat waktunya tiba
Waktu dimana kau bimbang dalam labirin dusta
Dusta yang hantui semua jalan yang kau arungi.
A2F A.B.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar