Minggu, 07 Februari 2016

Aku Hamba ( Puisi )

Ah, sampai tak bisa ku rangkai kata
Kata yang seharusnya bisa menggambarkan rasa
Rasa yang hadir tanpa belas kasih
Rasa yang jujur akan kamu

Kemudian diri terbangun dari lelap
Meredup harapan di dalam diri
Kulihat langit-langit rumah yang tak rapi
Bocor di sana sini dan tak pantas ditinggali

Ku menyalak marah dalam hati
Memang begini adanya dalam ruang kesendirianku
Ku keluar berniat menikmati udara pagi
Udara nya memang sejuk, namun sumpek rumahku menemani

Air dingin membasuh paras dan rambutku
Begitu sejuk dan dingin yang mana aku tak tahu
Yang jelas kurasa kamu tahu
Siapa diantara kita yang ragu

Ku pacu sepeda tua ku hati-hati dan pelan
Karena memang seharusnya begitu di jalan bukan
Begitu panas sinar mentari menelan
Apakah kau kan tahan wahai permaisuri hujan ?

Kuharap kau tanggalkan singgasana mu sejenak
Karena diriku tak mampu menanggungnya walau sekejap
Tak dapat berjanji akan apapun terpenuhi kelak
Karena bila seperti itu, tak ada beda nya dengan kenangan mu yang gelap.

A2F A.B.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar