Senin, 18 Januari 2016

Aku, Matahari dan Bulan ( Puisi )

Jujurlah walaupun itu membunuhmu
Kalimat ini penuh haru
Rindu ini pun bisa berbuah pilu
Bisa juga bernyanyi merdu, siapa yang tau?

Begini saja sudah cukup indah
Asal tak patah apalagi terbelah
Terus mencoba mencari celah
Dan tak pernah sedikitpun merasa lelah

Namun semua kisah pasti punya akhiran
Akhir yang sudah ditentukan oleh Tuhan
Harus tetap diperjuangkan, bukan?
Jangan hanya sampai harapan dan tak jadi kebenaran
Jangan pula hanya menjadi kebetulan

Tak ada salahnya menjadi dirimu
Bukan diriku pula yang salah selalu
Jika kau lelah, berceritalah padaku
Jangan hanya bercerita kepada batu

Kau hanya harus tau
Bulan pun menunduk tersungkur malu
Ketika kau berjalan dibawah sinar nya yang anggun
Cahaya mu bahkan membuat matahari diam tertegun
Aku lah matahari dan bulan itu.

A2F A.B.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar